IFDC AWARD 2012 The Best Overall Winner "Sangkar Credenza"
Mengembalikan
ingatan akan kenangan keindahan panorama dan kehidupan di perdesaan. Hamparan
sawah terasiring sesekali terdengar kicauan burung dan semilir angin
menyejukkan. Desain yang terinspirasi oleh sebuah sangkar burung mewakili
citra lokal itu.
Kolaborasi
retro dan modern pada credenza ini berfungsi untuk furniture TV dan furniture
pajangan pada ruang tamu.
Pada
desain ini sengaja didesain dengan jeruji-jeruji yang menyerupai sebuah
sangkar burung bertujuan agar barang pajangan pilihan itu bisa terlihat.
Pintu geser yang efektif ruang, detail kontruksi pada drawer menggunakan
sambungan dovetail joint dengan detail frame pintu dan kaki silang yang unik
dan shelf yang adjustable, diharapkan desain ini bisa menjadi furniture
pilihan di ruang anda.
Sangkar Credenza, Inovasi Anak Bangsa
oleh: Richardus Setia Gunawan
http://www.ideaonline.co.id/iDEA/Furnitur/Artikel/Sangkar-Credenza-Inovasi-Anak-Bangsa ![]()
Pemenang utama Indonesia Furniture Design Competition (IFDC) ke-3telah diumumkan. Sangkar Credenza Terpilih sebagai The Best Overall Winner IFDC 3
Sangkar Credenza hasil karya Dodik Wahyu Sagung ditetapkan sebagai The
Best
Overall Winner IFDC 3
. Untuk The
Most Aesthetic Winner IFDC 3
jatuh pada Ruby Sofyan dengan karya Tantrum Trap. Nuriyanto dengan karya Gelis menjadi pemenang kategori The Most Functional Winner IFDC 3
. Sedangkan Sugeng Untung dengan karya Credensiana menjadi pemenang kategori The Most Innovative Winner IFDC 3
.
American Hardwood Export Council (AHEC), kembali menggelar Indonesia
Furniture Design Competition (IFDC) 3. Kompetisi bertema Credenza ini
digelar dari Desember tahun lalu hingga mei 2012. Rabu 9 Mei 2012,
bertempat di Hotel Mulia Jakarta, diumumkan Pemenang IFDC 3. Tim juri
yang terdiri dari Michael Buckley (World Hardwood), Joshua M Simanjuntak
(Designer), Lea Aviliani Aziz (Designer), Prieyo Pratomo
(ASMINDO), Dwight S Kiswandono (Dosen PIKA), dan Egbert Pos (Praktisi
Industri) memilih 3 Kategori Pemenang.“Dalam IFDC, Para desainer
Indonesia benar-benar membuktikan kemampuan mereka. Desain yang
dikirimkankan sangat luar bisa kreatif dan inovatif, sehingga membuat
tim juri cukup teliti memutuskan 15 finalis dan menetapkan parang
pemenang, ungkap John Chan, ketua AHEC.
Kayu Hardwood
Amerika memilik warna dan serat kayu yang variatif. Oak
dan Walnut
adalah 2 jenis kayu yang sering dipakai di Indonesia. John Chan
menambahkan, IFDC 3 ini adalah bagian dari komitmen AHEC untuk
mempromosikan Kayu Hardwood
di kalangan desainer. Selain di Indonesia, kompetisi serupa juga digelar di beberapa negara lain seperti Cina.
Foto: Dok. Fortune PR
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar